-->
-->

Ketika kita berbicara tentang perluasan kesempatan kerja disabilitas, kita juga berbicara tentang membuka pintu menuju impian dan potensi yang mungkin dibatasi oleh hambatan fisik dan sosial. Di era inklusivitas dan kesempatan yang setara, mengupayakan akses yang sama terhadap karir bagi semua individu merupakan tugas mendesak dan panggilan moral.


Upaya untuk mengatasi tantangan
Keberagaman adalah kekayaan, dan memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama terhadap peluang karir adalah prinsip mendasar. Artikel ini bertujuan untuk menyoroti betapa mendesaknya upaya ini, serta menyoroti potensi dan aspirasi luar biasa yang dimiliki kaum muda penyandang disabilitas. Lebih dari sekedar menyediakan lapangan kerja, ini juga tentang memberi mereka kesempatan untuk berkembang, berkontribusi dan mewujudkan impian mereka.


Tantangan Pendidikan dan Karir
Langkah pertama dalam mendukung kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas muda adalah mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam mencapai pendidikan dan memasuki dunia kerja. Mereka seringkali menghadapi hambatan fisik, seperti terbatasnya aksesibilitas, serta hambatan sosial dan ekonomi yang mungkin membatasi peluang mereka. Tak hanya itu, stigma dan persepsi negatif juga bisa menjadi kendala dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu, penting untuk merangkul pendidikan inklusif dan menciptakan lingkungan di mana penyandang disabilitas dapat tumbuh dan berkembang.


Pentingnya Pendidikan Inklusif
Pendidikan inklusif berperan penting dalam mempersiapkan generasi muda penyandang disabilitas menghadapi tantangan di dunia kerja. Dalam lingkungan pendidikan inklusif, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan akademis, namun juga belajar menghargai perbedaan dan bekerja secara efektif dalam kelompok yang beragam. Pendidikan ini memberikan landasan yang kokoh untuk membangun karir yang sukses. Melalui integrasi yang lebih baik dalam sistem pendidikan, generasi muda ini akan mempunyai kesempatan untuk mengembangkan potensinya tanpa batasan.


Peran Sekolah dalam Pendidikan Keterampilan
Sekolah mempunyai tanggung jawab besar dalam memberikan dukungan kepada generasi muda penyandang disabilitas. Selain memberikan pendidikan akademis, sekolah juga dapat mengembangkan keterampilan sosial, komunikasi, dan pemecahan masalah yang penting dalam dunia kerja. Program pendidikan keterampilan juga harus dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan individu, membantu mereka mengasah keterampilan sesuai minat dan potensinya. Dengan memberikan pelatihan yang relevan, sekolah dapat membantu generasi muda penyandang disabilitas agar lebih siap menghadapi tantangan yang ada di dunia kerja.


Artikel terkait:
Pengen Rekrut Talent Dengan Disabilitas, Tapi Ga Tau Mulai Dari Mana?


Program Pelatihan dan Magang
Untuk menutup kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja, program pelatihan dan magang merupakan langkah penting. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah mereka pelajari, namun juga membantu generasi muda penyandang disabilitas mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian. Melalui pengalaman nyata di lingkungan kerja, mereka dapat memahami dinamika industri dan merasa lebih siap menghadapi tuntutan dunia profesional. Program ini juga membuka kesempatan bagi perusahaan untuk mengenal calon karyawan dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam.


Pendampingan dan Dukungan
Pendampingan merupakan unsur yang sangat penting dalam membantu generasi muda penyandang disabilitas mencapai kesuksesan. Mentor dapat memberikan panduan berharga, berbagi pengalaman pribadi, dan membantu mereka merumuskan tujuan karier yang jelas. Selain itu, dukungan emosional dari seorang mentor dapat membantu mengatasi perasaan ketidakpastian dan kecemasan yang sering muncul di tengah tantangan dalam mengupayakan kesempatan kerja disabilitas. Koneksi dalam pendampingan juga membuka pintu bagi generasi muda untuk membangun jaringan yang kuat, untuk dapat membantu mereka dalam mencari pekerjaan dan pengembangan karir.


Kerjasama dengan Perusahaan
Penting untuk melibatkan perusahaan dalam upaya mendukung peluang untuk kesempatan kerja disabilitas. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perusahaan dapat menghasilkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri. Pengusaha juga dapat berperan dalam menyediakan magang, pekerjaan paruh waktu, atau bahkan pekerjaan penuh waktu bagi mereka yang siap. Dengan membuka pintu untuk kolaborasi semacam ini, kita tidak hanya menciptakan peluang bagi generasi muda penyandang disabilitas, namun juga mendorong perusahaan untuk mengadopsi inklusivitas dalam budaya organisasi mereka.


Mendukung kesempatan kerja disabilitas dan mengupayakan untuk membukakan peluang kerjanya merupakan langkah penting menuju masyarakat inklusif. Melalui pendidikan inklusif, pelatihan dan pendampingan, kita akan membuka pintu menuju potensi yang tidak terbatas. Bergabunglah dengan kami di DNetwork, platform jaringan kerja disabilitas, melalui email atau WhatsApp, dan ikuti juga berbagai kegiatan serta info pengembangan karir disabilitas di instagram kami.


Mari bersama-sama menciptakan dunia kerja yang beragam dan inklusif.

Artikel dibuat oleh Ismail, kontributor Netra yang berkolaborasi dengan Suarise Indonesia.

 Hai Sobat DNetwork😊

Tahukah mengapa perusahaan perlu memperhatikan Work-Life Balance (Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi) di tempat kerja? khususnya untuk perusahaan yang memperkerjakan karyawan dengan disabilitas?

Sebagai salah satu aspek yang cukup penting dalam mempertahankan kinerja karyawan di perusahaan, Work-Life Balance merupakan hal yang penting diperhatikan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif bagi karyawan. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa HRD di perusahaan perlu memperhatikan Work-Life Balance:

Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan

Ketika perusahaan memperhatikan Work-Life Balance pada karyawannya maka karyawan dapat mencapai keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, mereka cenderung lebih bahagia, lebih produktif, dan lebih puas dengan pekerjaan mereka. Ini dapat mengurangi tingkat stres dan kelelahan, serta meningkatkan motivasi dan kinerja secara keseluruhan, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan karyawan. 

Sebagai contoh, tanyakan pada karyawan penyandang disabilitas anda apakah mereka memiliki masalah pribadi terkait aksesibilitas di lingkungan tempat kerja atau menuju tempat kerja, karena karyawan disabilitas kadang kala enggan untuk menceritakan masalah pribadinya terkait aksibilitas di lingkungan kerja sehingga memicu ketidak nyamanan dalam bekerja.

Menjaga Kebertahanan Karyawan

Ketika karyawan merasa tidak seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi selama bekerja, karyawan akan berpeluang untuk mencari kesempatan kerja di perusahaan lain yang menawarkan fleksibilitas yang lebih besar, sehingga perusahaan akan kehilangan karyawan yang kemungkinan memiliki kinerja yang bagus di perusahaan. Dengan memperhatikan Work-Life Balance, HRD dapat membantu mengurangi tingkat dan mempertahankan bakat terbaik dalam perusahaan. Ketika karyawan penyandang disabilitas memiliki skill yang baik dalam melaksanakan tugasnya dengan didukung Work-Life Balance dari perusahaan melalui aksesibilitas yang baik dan suport dari tim maka perusahaan dapat mempertahankan bakat yang baik di perusahaan.

Meningkatkan Produktivitas

Ketika karyawan merasa seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan akan cenderung lebih fokus dan produktif saat bekerja. Mereka memiliki energi yang lebih tinggi dan dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap target dari perusahaan. Dengan memperhatikan Work-Life Balance dari karyawan, HRD perusahaan dapat membantu meningkatkan produktivitas keseluruhan perusahaan melalui peningkatan produktivitas kinerja dari seluruh karyawan.

Menarik Pekerja Dengan Keahlian Baru

Dalam persaingan untuk menarik pekerja dengan skill yang terbaik bergabung di perusahaan, perlu bagi perusahaan untuk menawarkan lebih dari sekadar gaji yang kompetitif. Work-Life Balance menjadi faktor kunci yang memengaruhi keputusan karyawan potensial untuk bergabung dengan perusahaan. Dengan menawarkan perhatian pada Work-Life Balance , dapat membuat perusahaan lebih menarik bagi pekerja dengan skil-skill yang baru, sehingga berdampak positif terhadap perkembangan perusahaan.

Meningkatkan Citra perusahaan

Work-Life Balance yang diterapkan oleh perusahaan dapat membantu meningkatkan citra perusahaan sebagai tempat kerja yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan. Hal Ini dapat memperkuat merek perusahaan sehingga menjadi keunggulan bersaing dalam memikat karyawan dan pelanggan. Apalagi perusahaan mendukung Work-Life Balance      pada karyawan disabilitas dengan aksibilitas yang baik dan lingkungan yang ramah, selain perusahaan mendapatkan citra sebagai tempat kerja yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan, perusahaan juga akan mendapat citra sebagai perusahaan yang inklusi.

Memotivasi Pekerja untuk Berinovasi

Karyawan yang memiliki keseimbangan yang baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi akan cenderung lebih kreatif dan inovatif. Karyawan memiliki waktu dan energi untuk mengeksplorasi ide-ide baru di luar pekerjaan mereka, yang dapat menghasilkan solusi yang lebih baik dan terobosan bagi perusahaan.

Mari wujudkan Work-Life Balance yang inklusif di perusahaan Anda dengan mengikuti Program Pelatihan Disabilitas dan Inklusi (Disability and Inclusion Training) dari DNetwork untuk siap untuk menciptakan lingkungan yang inklusi bagi pekerja penyandang disabilitas. 

 

Halo sobat DNetwork! Pernahkah kalian mendengar tentang konsep work-life balance? Mungkin sering kita temui istilah ini di berbagai sumber, tetapi apa sebenarnya artinya dan mengapa penting untuk diperhatikan?

Work-life balance merujuk pada kemampuan seseorang untuk mengatur dan membagi waktu dan energi mereka antara pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab lainnya. Hal ini membantu menghindari konflik antara kehidupan pribadi dan karier.

Secara sederhana, work-life balance adalah kondisi di mana seseorang dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kebutuhan pribadi, waktu luang, dan interaksi dengan keluarga. Dengan mencapai work-life balance, seseorang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup mereka.

Manfaat dari mencapai work-life balance sangat beragam, termasuk:

  1. Mencegah Penyakit: Mencapai keseimbangan ini dapat meningkatkan kebahagiaan dan keoptimisan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit fisik dan mental.
  1. Meningkatkan Kinerja: Dengan kesehatan fisik dan mental yang baik, karyawan dapat bekerja lebih efisien dan bahkan menemukan inovasi baru yang dapat meningkatkan kinerja mereka dan perusahaan.
  1. Fokus yang Lebih Baik: Dengan energi yang cukup, karyawan dapat lebih fokus pada pekerjaan mereka, tanpa terganggu oleh kekhawatiran atau stres yang berhubungan dengan kehidupan pribadi.
  1. Mengurangi Stres dan Kecemasan: Mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat mengurangi perasaan jenuh dan stres terhadap pekerjaan, sehingga meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Bagaimana cara mencapai work-life balance? Berikut adalah beberapa tips yang bisa dipertimbangkan:

  1. Mengatur waktu secara efisien

Belajar untuk bekerja secara cerdas dan produktif adalah kunci. Temukan kekuatan dan kelemahanmu, bangun jaringan yang efektif, dan tetap fokus pada tujuan kerja yang realistis.

  1. Mengurangi Prefeksionisme

Mengurangi sikap perfeksionis bisa membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Fokuslah pada pencapaian yang realistis dan jangan terlalu keras pada diri sendiri.

  1. Olahraga!

Jangan lupakan pentingnya olahraga. Aktivitas fisik tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

  1. Tata-tata yuk!

Merapikan meja kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan rapi dapat meningkatkan kesejahteraan dan motivasi.

  1. Tanya kabar kanan-kiri

Sisihkan waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang terdekat, baik itu keluarga, teman, atau rekan kerja. Hubungan yang positif dapat meningkatkan mood dan semangat kerja.

Dengan menerapkan tips-tips ini, kita dapat lebih mendekati pencapaian work-life balance yang sehat dan membangun kehidupan yang lebih memuaskan, baik di tempat kerja maupun di luar jam kerja. Semoga tips ini berguna bagi kalian semua!

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kami mengundang Anda untuk bergabung dengan DNetwork, sebuah platform jaringan kerja yang didedikasikan untuk memperkuat hubungan antara tenaga kerja penyandang disabilitas dan penyedia pekerjaan. DNetwork juga menyediakan berbagai sumber daya untuk persiapan dan pengembangan karier profesional bagi pekerja penyandang disabilitas.

Dengan bergabung bersama DNetwork, Anda dapat menjadi bagian dari perubahan positif ini dan membantu menciptakan masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh pekerja.

Referensi:

Bagi sobat disabilitas yang sedang dalam proses pencarian kerja, tidak hanya penting untuk menunjukkan kemampuan dan kualifikasi, tetapi juga untuk memastikan bahwa lingkungan kerja yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan perlindungan bagi pekerja dengan disabilitas. Menanyakan tentang jaminan pekerjaan adalah langkah yang kritis untuk memastikan bahwa pekerja dengan disabilitas akan mendapatkan perlindungan yang layak dan kesempatan yang setara di tempat kerja. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa penting untuk menanyakan jaminan pekerjaan, beserta contoh pertanyaannya: 

  1. Memastikan Kesejahteraan dan Perlindungan. 

    Pekerja dengan disabilitas membutuhkan lingkungan kerja yang memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan mereka. Mengetahui jaminan pekerjaan akan memberikan keyakinan bahwa kebutuhan mereka akan diperhatikan.

    Contoh Pertanyaan:

    "Bagaimana kebijakan perusahaan terkait dengan jaminan sosial tenaga kerja seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kesehatan?" 

  2. Mengakses Fasilitas Tambahan. 

    Pekerja dengan disabilitas mungkin memerlukan fasilitas tambahan atau penyesuaian di tempat kerja untuk mendukung kesehatan dan produktivitas mereka. Menanyakan tentang jaminan kerja dapat membantu dalam mengetahui ketersediaan fasilitas tersebut. 

    Contoh Pertanyaan:

    "Apakah perusahaan memiliki program jaminan hari tua atau pensiun? Jika iya, bagaimana cara saya dapat mengakses program tersebut?"

  3. Mendapatkan Dukungan dan Peluang. 

    Mengetahui tentang program dukungan dan peluang di tempat kerja dapat membantu pekerja dengan disabilitas dalam mengembangkan keterampilan mereka dan meraih kesuksesan dalam karir mereka. 

    Contoh Pertanyaan:

    "Apakah ada program pelatihan atau dukungan khusus yang ditawarkan kepada karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja?"

  4. Mengetahui Prosedur Perlindungan. 

    Memahami prosedur untuk mengajukan klaim jaminan kerja dalam situasi tertentu seperti kecelakaan atau insiden di tempat kerja akan memberikan rasa aman dan perlindungan bagi pekerja dengan disabilitas. 

    Contoh Pertanyaan:

    "Bagaimana prosedur untuk mengajukan klaim jaminan kerja jika terjadi kecelakaan atau insiden di tempat kerja?"

  5. Memahami Kebijakan Inklusi dan Keadilan. 

    Menanyakan tentang jaminan pekerjaan juga akan memberikan pemahaman tentang sejauh mana perusahaan memprioritaskan inklusi dan keadilan bagi pekerja dengan disabilitas. 

    Contoh Pertanyaan:

    "Bagaimana perusahaan menangani situasi ketika karyawan mengalami gangguan kesehatan atau disabilitas yang mungkin mempengaruhi kinerja mereka?"

 

Kesimpulan

Menanyakan tentang jaminan pekerjaan adalah langkah yang penting dalam memastikan bahwa pekerja dengan disabilitas akan mendapatkan perlindungan yang layak, dukungan yang memadai, dan kesempatan yang setara di tempat kerja. Dengan mengetahui kebijakan dan program yang ada, pekerja dengan disabilitas dapat merasa lebih percaya diri dan terjamin dalam mengembangkan karir mereka. Oleh karena itu, penting bagi calon pekerja dengan disabilitas untuk aktif bertanya tentang jaminan pekerjaan selama proses wawancara. 

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kami mengundang Anda untuk bergabung dengan DNetwork, sebuah platform jaringan kerja yang didedikasikan untuk memperkuat hubungan antara tenaga kerja penyandang disabilitas dan penyedia pekerjaan. DNetwork juga menyediakan berbagai sumber daya untuk persiapan dan pengembangan karier profesional bagi pekerja penyandang disabilitas. 

Dengan bergabung bersama DNetwork, Anda dapat menjadi bagian dari perubahan positif ini dan membantu menciptakan masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh pekerja.