Hai Sobat DNetwork! πŸ‘‹ Pernahkah kalian berpikir, apakah informasi lowongan kerja yang kita bagikan sudah inklusif untuk semua orang? Jangan sampai ada yang terlewat kesempatan hanya karena mereka tidak bisa mengakses informasi tersebut. Salah satu kelompok yang sering kali terlewat adalah penyandang disabilitas. Padahal, mereka juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam dunia kerja. Nah, gimana caranya agar informasi lowongan kita bisa diakses oleh semua orang? Yuk, simak tips berikut!

  1. Membangkitkan Kesadaran: Semua Punya Hak yang Sama
    Penting banget untuk kita sadari, bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, punya hak yang sama untuk mendapatkan informasi dan kesempatan. Penyandang disabilitas juga berhak tahu tentang lowongan kerja yang ada. Kita perlu memastikan informasi yang kita buat bisa diakses oleh mereka.
  2. Cek Apakah Semua Orang Bisa Mengakses Informasi
    Sebelum kita sebarkan informasi lowongan kerja, pastikan dulu apakah informasi tersebut bisa diakses dengan mudah oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Kalau ada yang terhambat, kita bisa cari solusi biar lebih inklusif.
  3. Cari Tahu Bagaimana Penyandang Disabilitas Mengakses Informasi
    Penyandang disabilitas mungkin menghadapi tantangan tertentu dalam mengakses informasi. Untuk itu, coba tanya langsung ke Penyandang Disabilitas langsung atau organisasi penyandang disabilitas seperti DNetwork. Maka sobat akan mendapatkan panduan tentang bagaimana cara terbaik agar informasi bisa diakses oleh teman-teman disabilitas.
  4. Gunakan Kalimat yang Sederhana dan Mudah Dipahami
    Saat menulis konten lowongan kerja, usahakan menggunakan kalimat yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Jangan pakai kata-kata yang terlalu panjang atau sulit dimengerti, supaya teman-teman yang kesulitan memahami teks tetap bisa mendapatkan informasi dengan mudah.
  5. Tambahkan Infografis atau Isyarat untuk Teman Tuli
    Kalau memungkinkan, kita bisa menambahkan elemen visual seperti infografis atau gambar dengan isyarat (seperti bahasa isyarat) di dalam konten. Ini akan membantu teman-teman tuli memahami informasi dengan lebih baik.
  6. Pastikan Poster Lowongan Bisa Diakses oleh Teman Netra
    Selain teks, poster atau gambar mengenai lowongan kerja juga harus bisa diakses oleh teman-teman netra. Pastikan tulisan di poster atau gambar dapat dibaca dengan pembaca layar (screen reader) dan gambar yang ada memiliki deskripsi yang jelas.
  7. Website Ramah Akses untuk Semua Orang
    Jika informasi lowongan ada di website, pastikan ada fitur yang memungkinkan orang dengan gangguan penglihatan untuk menyesuaikan tampilan. Misalnya, fitur untuk memperbesar ukuran teks atau mengubah kontras agar lebih mudah dibaca. Kalau bisa, gunakan warna cerah di huruf-huruf penting agar lebih mudah terlihat oleh teman-teman dengan kondisi low vision atau lemah penglihatan.
  8. Formulir Lamaran yang Sederhana dan Jelas
    Hindari membuat formulir lamaran yang terlalu panjang dan rumit. Buatlah form yang sederhana dan mudah dimengerti. Teman-teman dengan hambatan dalam memahami isi pertanyaan pasti akan lebih mudah mengisi formulir yang ringkas dan jelas.
  9. Pastikan Formulir Aksesibel untuk Semua Orang
    Selain sederhana, pastikan formulir lamaran yang kita buat bisa diakses oleh semua orang, termasuk pengguna pembaca layar. Ini akan memastikan semua orang bisa melamar pekerjaan tanpa hambatan.
  10. Bertanya Jika Ragu
    Jika kita merasa ragu apakah informasi lowongan yang kita buat sudah benar-benar inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, jangan ragu untuk bertanya kepada penyandang disabilitas atau organisasi penyandang disabilitas seperti DNetwork. Maka sobat akan mendapatkan informasi ataupun masukan sebelum informasi tersebut dipublikasikan.



Dengan sedikit perhatian dan usaha, kita bisa menciptakan dunia kerja yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang. Jadi, ayo mulai membuat informasi lowongan yang bisa diakses oleh semua orang, termasuk teman-teman penyandang disabilitas! 🌟


Silakan bergabung bersama DNetwork agar lowongan sobat semakin inklusif.

Hai Sobat DNetwork! 🌟

Mencari pekerjaan itu memang bisa jadi tantangan besar, tapi dengan persiapan yang matang dan langkah-langkah yang tepat, kamu pasti bisa meraih kesuksesan! Berikut ini beberapa tips dan trik yang bisa kamu terapkan dalam pencarian kerja, supaya lebih mudah dan efektif:

  1. Selalu Yakin dan Asah Skill untuk Siap Bekerja
    Percaya diri itu kunci, Sobat! Terus tingkatkan kemampuan dan keahlian yang kamu punya, karena dunia kerja selalu membutuhkan skill yang up-to-date. Semakin siap kamu, semakin mudah untuk menghadapi tantangan baru di dunia profesional.

  2. Siapkan CV yang Menarik
    Pastikan CV kamu selalu siap dan terlihat menarik. Sesuaikan dengan pekerjaan yang kamu lamar, dan jangan lupa untuk highlight skill serta pengalaman yang relevan. CV yang baik akan memberi kesan positif pertama!

  3. Tambah Wawasan Tentang Trik Interview dan Persiapan Kerja
    Jangan hanya siap dengan CV, tapi juga persiapkan dirimu untuk interview. Pelajari trik menghadapi interview, mulai dari pertanyaan umum hingga cara menjawab dengan percaya diri. Semakin kamu siap, semakin percaya diri saat menghadapi pewawancara!

  4. Bangun Jaringan Relasi
    Jaringan itu penting banget! Terutama yang bisa memberikan informasi seputar lowongan pekerjaan. Jangan ragu untuk membangun koneksi dengan teman-teman, kolega, atau orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang yang kamu tuju.

  5. Terhubung dengan Komunitas Disabilitas
    Bagi teman-teman penyandang disabilitas, penting banget untuk terhubung dengan komunitas yang bisa memberikan informasi seputar lowongan kerja yang inklusif. Selain itu, mereka juga sering berbagi info tentang peraturan dan kesempatan kerja yang sesuai dengan hak-hak penyandang disabilitas.

  6. Rajin Mencari Informasi di Platform Pencarian Kerja
    Jangan malas mencari lowongan! Gunakan platform pencarian kerja yang ramah bagi penyandang disabilitas. Dengan begitu, kamu bisa menemukan lebih banyak peluang yang sesuai dengan keahlian dan kemampuanmu.

  7. Cari Perusahaan yang Inklusif
    Banyak perusahaan yang kini membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas. Cobalah mencari informasi tentang perusahaan yang inklusif dan memiliki kebijakan yang mendukung keberagaman di tempat kerja.

  8. Update Teknologi untuk Meningkatkan Pencarian Kerja
    Di dunia digital sekarang, teknologi bisa jadi sahabat terbaik kamu. Pastikan perangkat dan aplikasi yang kamu gunakan bisa membantu dalam mengakses dokumen CV dan mengikuti perkembangan lowongan kerja dengan mudah.

Jadi, Sobat DNetwork, jangan takut untuk mencoba dan terus belajar! Dengan persiapan yang baik, kesempatan kerja yang kamu impikan akan semakin dekat. Semangat terus dalam pencarian kerjamu! πŸ’ΌπŸš€

Ingin pencarian kerjamu makin sukses? Yuk bergabung bersama DNetwork untuk mendapatkan info lowongan kerja yang terbuka bagi Penyandang Disabilitas.

 

#DNetwork #PencarianKerja #TipsKerja #KomunitasDisabilitas #KerjaInklusif

Hari ini, kita merayakan Hari Pendengaran Sedunia, yang mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga kesehatan pendengaran. Bagi teman-teman penyandang disabilitas pendengaran, ini bukan hanya soal mendengar, tetapi juga tentang mendapatkan akses yang setara dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam kesempatan kerja.

Kita tahu banyak penyandang disabilitas pendengaran yang memiliki potensi luar biasa dan siap berkontribusi di dunia kerja. Namun, tantangan yang mereka hadapi masih cukup besar, seperti terbatasnya aksesibilitas di tempat kerja dan kurangnya kesempatan yang inklusif. Padahal, dengan adanya teknologi adaptif, seperti alat bantu dengar dan alat translite audio ke teks, mereka bisa lebih mudah berkomunikasi dan tetap produktif dalam lingkungan profesional.

Harapannya, semakin banyak tempat kerja yang melangkah menuju dunia kerja yang inklusif, di mana kesadaran bahwa penyandang disabilitas pendengaran bisa bekerja dengan maksimal, apabila tersedia akses yang memadai sesuai dengan kebutuhan mereka. Misalnya, alat bantu dengar yang disesuaikan, serta memanfaatkan teknologi seperti sistem translite audio ke tex dan bahasa isyarat , yang mempermudah komunikasi. Dengan cara ini, penyandang disabilitas pendengaran bisa bersaing di dunia kerja tanpa hambatan, dengan kesempatan yang setara untuk berkembang dan sukses.

Mari kita semua bersama-sama mendukung penyandang disabilitas pendengaran, agar mereka bisa meraih kesempatan kerja yang adil dan mendapatkan akses yang mereka butuhkan untuk berkembang. Inklusi sosial di dunia kerja bukan hanya penting, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keberagaman dan inovasi di setiap sektor.

Hai Sobat DNetwork! 🌟

Kita semua tahu, keberagaman di tempat kerja itu penting. Tapi, tahukah Sobat? Keberagaman yang sesungguhnya tidak hanya mencakup perbedaan gender, suku, atau latar belakang, tetapi juga inklusi bagi mereka yang memiliki disabilitas. Saat perusahaan membuka pintu untuk mereka, bukan hanya kesempatan yang diberikan, tetapi potensi luar biasa yang terkadang terabaikan pun dapat berkembang! Jadi, mari kita simak langkah-langkah praktis yang bisa kita ambil untuk membangun tim yang lebih inklusif dengan fokus pada penyandang disabilitas:

 

  • Edukasi Tim Tentang Inklusi Disabilitas
    Pertama-tama, penting untuk menyadarkan seluruh tim mengenai esensi inklusi disabilitas. Agar lebih memahami, perusahaan bisa menyelenggarakan workshop atau pelatihan tentang berbagai jenis disabilitas dan cara kita bisa mendukung rekan kerja dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Ini akan membuka wawasan dan mempersiapkan semua orang untuk lebih menghargai perbedaan.

  • Menciptakan Ruang Kerja yang Ramah Akses
    Salah satu langkah penting adalah memastikan bahwa tempat kerja benar-benar dapat diakses oleh semua orang, tanpa terkecuali. Mulai dari ruang kantor yang ramah disabilitas, hingga teknologi yang mendukung penyandang disabilitas untuk bekerja dengan lancar. Ini bukan hanya tentang memenuhi persyaratan, tetapi tentang memberi kesempatan bagi setiap individu untuk bekerja tanpa hambatan.

  • Menghilangkan Stigma Negatif Terhadap Penyandang Disabilitas
    Seringkali, orang dengan disabilitas terhalang oleh pandangan stereotip atau stigma. Untuk itu, perusahaan perlu menyediakan pelatihan untuk membantu seluruh tim memahami bahwa akses dan kebutuhan setiap orang berbeda-beda, sehingga kemampuan akan terhambat apabila tidak tersedianya akses. tetapi setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.

  • Kepemimpinan yang Memberi Teladan Inklusif
    Para pemimpin harus menjadi panutan dalam memajukan inklusi disabilitas. Tidak hanya mendukung kebijakan inklusif, tetapi juga mengaplikasikannya dalam tindakan nyata, memastikan bahwa setiap anggota tim, terlepas dari keterbatasannya, diberikan peluang yang sama untuk berkontribusi.

  • Memberikan Dukungan Fasilitas yang Tepat
    Penyediaan fasilitas yang mendukung sangat penting. Misalnya, perangkat teknologi adaptif yang mempermudah penyandang disabilitas dalam melakukan pekerjaan mereka dan aksesibilitas gedung yang memadai. Selain itu, tempat kerja yang nyaman dan pengaturan jadwal yang fleksibel bisa meningkatkan produktivitas mereka.

  • Evaluasi Berkelanjutan untuk Perbaikan
    Proses inklusi itu berkesinambungan. Oleh karena itu, evaluasi rutin perlu dilakukan untuk memastikan kebijakan inklusi benar-benar berjalan efektif. Dengan evaluasi, kita bisa mengetahui apakah ada area yang perlu diperbaiki atau dikembangkan agar lebih mendukung setiap individu.

 

Bagaimana Jika Perusahaan Belum Memiliki Karyawan Disabilitas?

Jika perusahaan Sobat belum memiliki karyawan penyandang disabilitas, tidak perlu khawatir! Ada beberapa langkah yang bisa diambil:

  • Implementasikan Kebijakan Rekrutmen yang Ramah Disabilitas dengan menentukan kebijakan yang terbuka dan mendukung, agar kandidat dengan disabilitas merasa tertarik dan percaya diri untuk melamar.
  • Bangun Kerjasama dengan Organisasi Penyandang Disabilitas dengan meLakukan kolaborasi bersama lembaga yang fokus pada penyediaan pekerjaan bagi penyandang disabilitas seperti DNetwork untuk membuka lebih banyak kesempatan informasi posisi mana yang bisa dikerjakan oleh Penyandang Disabilitas.
  • Tingkatkan Infrastruktur dan Teknologi Aksesibilitas sesuai dengan kebutuhan Penyandang Disabilitas Investasi dalam perbaikan fasilitas dan teknologi di tempat kerja adalah langkah pertama yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua.

πŸ’‘ Ingat, inklusi disabilitas bukan hanya soal memberi kesempatan yang sama, tetapi memberikan ruang bagi setiap individu untuk tumbuh, berkontribusi, dan meraih potensi terbaiknya!

Menerapkan inklusi di tempat kerja memang butuh langkah nyata, dan DNetwork siap membantu! Melalui Disability Inclusion Training, perusahaan Anda akan mendapatkan wawasan mendalam tentang inklusi penyandang disabilitas, mulai dari rekrutmen hingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah akses.

Dengan pelatihan ini, tim Anda akan lebih siap dalam membangun budaya kerja yang inklusif dan memberdayakan setiap individu tanpa terkecuali. Mari bersama-sama wujudkan dunia kerja yang lebih terbuka untuk semua!

πŸ”— Tertarik untuk tahu lebih lanjut? Kunjungi DNetwork dan mulai perjalanan inklusi perusahaan Anda sekarang!

Teks foto: Tangkapan layar dari salah satu sesi webinar Aku Mampu.

 

Program “Aku Mampu” diinisiasi oleh DNetwork - Jaringan Kerja Disabilitas Indonesia berfokus pada membantu penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan sesuai dengan peluang karir saat ini. Melalui “Aku Mampu”, kami ingin memastikan bahwa para peserta memenuhi syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang berkualitas, lebih tangguh dalam menghadapi pasar kerja yang terus berubah, serta memiliki pola pikir dan kreativitas kewirausahaan untuk bertahan dalam segala situasi.

Didukung oleh Australian Direct Aid Program sejak 2018 dan juga Inspirasia Foundation, Rangkaian program “Aku Mampu” sendiri terdiri dari mindset training, skill training (Bahasa Inggris, Digital Business, Content Writing), dan pelatihan serta dukungan entrepreneurial dalam Aku Mampu Berbisnis. Lebih dari 200 penyandang disabilitas juga turut berpartisipasi dalam rangkaian program Aku Mampu yang telah dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan Mei 2022 ini. Diantaranya ada 6 usaha yang juga telah diberi pelatihan dan permodalan melalui Aku Mampu Berbisnis.

Aku Mampu Digital Marketing
Sebagai bagian dari Digital Marketing, kami memutuskan untuk menyesuaikan pelatihan untuk fokus pada konsultan bisnis digital. Pelatihan intensif ini merupakan bagian dari prioritas dalam program pendidikan. Tujuannya agar peserta diklat yang terpilih dapat mengikuti magang setelah selesai mengikuti program diklat. Karena mengarah pada program magang langsung, ini sejalan dengan misi kami untuk meningkatkan tingkat pekerjaan bagi penyandang disabilitas.
Bekerjasam dengan Clevio Coder Camp, kami juga mengadakan webinar untuk UMKM untuk mengakui mereka dengan “mempekerjakan karyawan disabilitas pertama mereka” dan menyampaikan kepada mereka bahwa kami mengadakan program Bisnis Digital untuk penyandang disabilitas dan dapat diundang untuk berkontribusi dan memberi mereka pengalaman di perusahaan yang mereka miliki. Sebanyak 7 peserta terpilih untuk magang di perusahaan untuk menjadi konsultan bisnis digital mereka.
Setiap sesi diikuti oleh kurang lebih 40 peserta dan mereka sangat antusias, ditunjukkan dengan cara mereka bertanya, berbagi pengalaman, dll. Di akhir sesi, kami juga berbagi pengalaman magang mereka dan kami membuat modul sharable yang berisi ringkasan dari seluruh sesi pelatihan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dampak dari program kami; kami ingin pengetahuan menjangkau lebih banyak orang daripada hanya mereka yang mengikuti sesi pelatihan di Zoom.

Aku Mampu Berbahasa Inggris
Jumlah pelamar untuk program ini cukup banyak; lebih dari 100 orang. Kami memiliki 20 peserta terpilih untuk mengikuti kursus bahasa Inggris selama tiga bulan, yang diajar oleh guru bahasa Inggris bersertifikat di Indonesia dari After School English. Para peserta ditempatkan dalam tiga kelompok yang berbeda, masing-masing kelompok terdiri dari peserta dengan jenis disabilitas yang sama dan tingkat pemahaman bahasa Inggris yang sama. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas keseluruhan proses pembelajaran. Peserta diharuskan mengikuti tes bahasa Inggris sebelum sesi dimulai dan pada akhir program mereka akan melakukannya lagi, sehingga kita dapat melihat peningkatan kemampuan bahasa Inggris mereka. Karena tingginya permintaan akan kelas khusus bagi Teman Tuli, kami memutuskan untuk membuka satu dan menyediakan Penerjemah Bahasa Isyarat untuk seluruh sesi.

Aku Mampu Menulis Konten
Pelatihan ini dimulai pada April 2022 dan kami membutuhkan teman-teman penyandang disabilitas. Dalam pelatihan ini, kami lebih fokus pada pelatihan citizen journalism dimana para peserta pelatihan dapat menulis artikel jurnalistik yang tidak hanya kreatif dan informatif tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Dalam pelatihan ini, kami bekerja sama dengan BaleBengong.com, platform jurnalisme warga terkemuka di Bali. Dari pelatihan ini, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi kontributor freelance baik di platform BaleBengong dan juga sebagai kontributor freelance untuk DNetwork.

Aku Mampu Bekerja di Era Digital
Berkolaborasi dengan Bridges for the Future - Yayasan PLAN Internasional Indonesia, pelatihan ini diberikan untuk mendukung kemampuan teman-teman disabilitas untuk dapat bersaing di pasar kerja digital. Adapun materi yang kami berikan erkait dengan Potensi Pekerjaan sebagai Freelancer, Menerapkan Keterampilan Komunikasi Dasar, Manajemen Diri dan Meningkatkan Sikap Profesional, Menggali Kesetaraan Hak Pekerja, dan Mempersiapkan Lamaran Kerja dan Tes Wawancara.

Kami percaya jika teman-teman disabilitas bisa diberi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan hari ini maka potensi mereka untuk terserap dalam bursa kerja juga akan semakin besar. Hal ini tentunya akan menjadi sebuah garis start yang bagus, baik dalam memahami persyaratan untuk masuk ke dalam dunia kerja maupun memutuskan untuk menjadi seorang freelancer. Dalam kegiatan ini besar harapan DNetwork untuk menumbuhkan harapan dan juga semangat berkreatifitas yang besar yang nantinya akan dimiliki oleh para peserta pelatihan.

Aku Mampu Berbisnis
Untuk mengakomodir kebutuhan peningkatan keterampilan kewirausahaan pemilik bisnis penyandang disabilitas, kami mengadakan serangkaian sesi dukungan kewirausahaan. Respon dari masyarakat sangat positif. Kami memiliki lebih dari 100 pelamar dan kami mengadakan empat sesi dengan BEDO (Bali Export Development Organization), sebuah organisasi Indonesia yang berfokus pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah lokal yang maksimal, untuk membahas tema-tema berikut:
Pola Pikir Kewirausahaan, Perencanaan Bisnis dan Pembuatan Prototipe, Pengembangan Merek dan Produk, Pemasaran 101, Literasi Keuangan

Setelah mendapatkan kelima workshop tersebut, para peserta pelatihan ditugaskan untuk membuat financial business plan dan dipilih 6 yang terbaik untuk mendapatkan seed funding. Sebanyak 6 orang terpilih menerima bantuan modal usaha/seed funding sebesar Rp. 2.000.000 yang dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih baik. Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan sesi pendampingan untuk mematangkan rencana bisnis mereka agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Gambar: Penyandang disabilitas Tuli bergabung menjadi Mitra Driver Grab Indonesia

Berkolaborasi dengan Grab Indonesia wilayah Bali, DNetwork membuka kesempatan yang sama bagi para disabilitas untuk menjadi mitra driver Grab Indonesia. Sebagai platform online yang membantu teman-teman disabilitas terhubung ke dunia kerja, DNetwork Indonesia bekerjasama dengan Grab Indonesia wilayah Bali memberdayakan teman-teman disabilitas bekerja sebagai mitra driver. Kerjasama ini juga mempermudah Grab Indonesia untuk menerapkan lingkungan kerja yang inklusif.

Sebagai mitra driver, teman disabilitas yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan training terkait penggunaan aplikasi. Dengan terbukanya kesempatan ini Grab dan juga DNetwork berharap agar kesempatan ini dapat digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para penyandang disabilitas.

Melalui DNetwork Indonesia, Grab Indonesia wilayah Bali mendapatkan kandidat user disabilitas yang telah siap untuk bekerja. Saat ini sudah ada semblan teman Tuli yang bekerja sebagai mitra driver Grab dan telah melalui masa training. Di masa mendatang kami optimis akan semakin banyak penyandang disabilitas yang bisa menjadi mitra driver untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya.

 

Gambar:  Mentoring dan Pemberian Modal untuk pengusaha disabilitas melalui Program  Aku Mampu Berbisnis 2022 hasil kolaborasi DNetwork Indonesia dengan Business and Export Development Organization (BEDO)

Di samping bekerja di perusahaan, berwirausaha juga merupakan peluang yang baik bagi teman-teman disabilitas untuk mengembangkan karirnya di dunia kerja. Oleh karenanya DNetwork Indonesia sebagai organisasi yang membantu teman-teman disabilitas untuk terhubung ke dunia kerja memberikan sesi edukasi tentang strategi mengembangkan bisnis hingga mendapatkan pendampingan mentoring dan bantuan modal usaha. Aku Mampu Berbisnis adalah salah satu program yang diinisiasi DNetwork yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi teman-teman disabilitas untuk mengaktualisasikan dirinya. Bekerjasama dengan BEDO (Business and Export Development Organisation), program ini telah berlangsung sejak awal April secara daring dengan melibatkan para peserta disabilitas dari seluruh Indonesia. Di penghujung pelatihan kami menyeleksi enam peserta terbaik untuk mendapatkan bantuan modal usaha dan pendampingan melalui mentoring.

Pemberian bantuan modal usaha dan kegiatan mentoring berlangsung selama tiga sesi pada akhir Mei 2022 memberikan edukasi kepada enam peserta terbaik tentang bagaimana cara membuat RAB (Rencana Anggaran Belanja) yang baik untuk bisnis, penggunan modal usaha yang efektif, serta bagaimana mengatur strategi mempromosikan bisnis.

Melalui program Aku Mampu Berbisnis ini DNetwork optimis jika pengusaha disabilitas dapat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses informasi terkait bidang permodalan, edukasi dan juga jaringan bisnis untuk usaha yang dimiliki. 

Sebagai platform yang membantu teman-teman disabilitas terhubung ke dunia kerja, DNetwork Indonesia bekerjasama dengan Pabrik Pie Susu Ajik yang berlokasi di Tuban, Bali, membuka kesempatan untuk teman-teman disabilitas  untuk bergabung sebagai Staf Produksi. Di awal tahun 2022 ini, DNetwork Indonesia telah membantu menghubungkan enam orang Tuli bekerja sebagai Staf Produksi di Pabrik Pie Susu Ajik, salah satu teman Tuli tersebut ialah Ayu Komang Mahadewi, yang sudah mulai bekerja sejak bulan April 2022. Info lowongan sebagai Staf Produksi didapatkan oleh Ayu melalui media sosial DNetwork, dan kemudian mencoba untuk mengajukan lamaran. 

Setelah deadline lowongan ditutup, Ayu mendapatkan panggilan interview dari perusahaan melalui WhatsApp, dan dapat melewati proses interview dengan baik karena tes interview menggunakan tulisan sebagai media komunikasi sehingga Ayu tidak mengalami kesulitan meskipun memiliki hambatan pada pendengaran. 

Saat ini Ayu sudah bekerja sebagai Staf Produksi yang bertugas mencetak kue Pie Susu di Pabrik, dan dia merasa senang dapat bekerja dengan lingkungan yang ramah menerimanya.

“Terima kasih DNetwork yang telah membantu memberikan informasi kerja pada teman-teman disabilitas, sehingga Ayu kini sudah bekerja dan punya penghasilan sendiri.”